Laboratorium Nanomaterial

Laboratorium Nanomaterial Merupakan laboratorium penelitian dan pengembangan berbagai bahan pada skala nano hingga makro. Bertujuan untuk melihat sifat fisik seperti morfologi, struktur sampel, bentuk kristal, serta melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif. Di Laboratorium Nanomaterial dapat dilakukan berbagai pengujian menggunakan XRD dan SEM-EDX.

1. XRD

X-Ray Diffraction (XRD) adalah suatu metode analisa yang digunakan untuk mengidentifikasi fasa kristalin, struktur kisi dan juga karakterisasi material yang bersifat non destruktif dengan menggunakan sinar X (X-Ray). Berikut beberapa jenis pengujian yang dapat dilakukan dengan menggunakan XRD :

No Batasan Uji
1. Data Hasil Tanpa Analisis
2. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif
3. Analisis Residual Stress

Brand    : Bruker

Model   : D8 Advance Eco with Lynxeye XE-T Cu Source

 

Informasi Tambahan

Katoda yang digunakan merupakan katoda Tembaga (Cu).

 

Jenis Sampel yang Dapat Diuji

Sampel yang dapat dianalisis adalah sampel yang berupa bahan padat (terutama yang mempunyai struktur kristal) dapat berupa powder atau tepung, untuk analisis residual stress dapat berupa padatan polikristalin, logam ataupun keramik.

 

2. Scanning Electron Microscope – Energi Dispersive X-ray Spectroscopy (SEM-EDX)

SEM-EDX merupakan mikroskop elektron yang berguna untuk melihat topografi permukaan suatu material dengan resolusi tinggi dan karakteristik material pada tingkat nano hingga mikro. Sedangkan EDX digunakan untuk analisis komposisi dari suatu material. Beberapa pengujian yang dapat dilakukan menggunakan SEM-EDX meliputi :

No.

Batasan Uji

1.

Analisis Morfologi

2.

Pengukuran Partikel

3.

Analisis Kekasaran Permukaan

4.

Analisis Komposisi Kimia

5.

Pemetaan Komposisi Kimia

Brand    : Carl Zeiss

Model   : EVO 10

 

Informasi Tambahan

Pengujian pada sampel yang bersifat konduktif akan dilakukan secara langsung, sementara itu sampel yang bersifat non konduktif & semi konduktif diperlukan proses pelapisan (coating).

 

Jenis Sampel yang Dapat Diuji

Sampel yang dapat dianalisis berupa sampel yang bersifat konduktif maupun non konduktif  yang tidak bersifat magnetik, basah, dan lembap.

 

Skema Pengujian Laboratorium Nano Material

  1. Mengunjungi situs
  2. Mengisi aplikasi form yang telah disediakan
  3. Verifikasi sampel
  4. Setelah melewati proses verifikasi, sampel masuk ke antrian pengujian
  5. Waktu pengujian sampel 14 hari kerja
  6. Batas maksimal pengambilan sampel 2 minggu setelah pengujian (sampel akan dimusnahkan jika lebih dari waktu tenggat)
  7. Hasil pengujian akan dikirim melalui email yang diterakan user pada aplikasi form
Scroll to Top